Saturday, September 1, 2012

Lumpia Sayur


Susah-susah gampang memberi makanan terutama sayuran kepada anak-anak. Terutama untuk memenuhi asupan vitamin kepada mereka agar tidak gampang sakit. Harus menggunakan bujuk rayu yang dashyat agar mau. Atau pakai cara terakhir, dipaksa.

Tapi tidak sepenuhnya berhasil.

Ada cara lain, selain asupan vitamin dari sayuran untuk anak terpenuhi, juga hobi masak kita juga terpenuhi. Kita bikin menu kreatif yang mudah tapi efektif. Salah satunya adalah Lumpia Sayur.

Kebetulan hari ini adalah hari libur Sabtu dan Minggu, jadi bisa berkreasi sambil berekreasi ke Supermarket terdekat untuk membeli bahan-bahan sekaligus sambil belanja bulanan, mumpung tanggal muda.

Bahan-bahan semuanya bisa didapat disana dan cara membuatnya juga relatif mudah. Jangan lupa kita ajak juga anak untuk membuat atau sekedar menyaksikan, sehingga mereka semakin penasaran untuk mencoba.

Dan terbukti hasinya cukup efektif dan berhasil kepada Rafa & Rangga, mereka mau dan suka. Untuk menu si kecil bisa dibuat lebih kecil (lihat gambar sebelah kanan). Selamat mencoba.





Bahan-bahan :

kulit lumpia, bisa di dapat di supermarket terdekat 
wortel 2 buah, dikupas dan dipotong seperti korek api
taoge 50 gram, disiangi
bawang prei 2 batang, diiris tipis-tipis
kecap asin 1 sendok teh
minyak wijen 2 sendok teh
putih telur 1 butir
minyak goreng 750 ml

Bumbu Halus :

bawang putih 4 siung, iris dan dicincang
bawang merah 6 butir, iris dan dicincang
merica 1/4 sendok teh
garam secukupnya
gula pasir 1/2 sendok teh

Cara Membuat Lumpia Sayur :

Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus hingga harum.
Masukkan wortel, taoge dan bawang prei. Masak sambil diaduk hingga layu.
Tambahkan kecap asin dan minyak wijen. Masak sambil diaduk hingga semua bahan matang. Angkat dan biarkan uap panasnya hilang.
Ambil kulit lumpia, letakkan adonan isi pada salah satu sisinya.
Lipat sisi kanan dan kiri ke arah tengah, gulung. Rekatkan ujungnya dengan putih telur.
Panaskan minyak, goreng hingga kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

Sunday, February 12, 2012

Bebek Sinjay Bangkalan


Kali ini aku mendapat tugas keluar kota atau mungkin tepatnya adalah keluar pulau. Yaitu ke kota Pamekasan, pulau Madura. Setelah menyelesaikan tugas dengan baik dan benar, tiba lah saat kembali ke Surabaya. Dikarenakan perjalanan cukup menyita waktu lama, yaitu sekitar 2 jam, maka lebih baik ‘membunuh’ waktu dengan tidur sambil diiringi musik.

Setelah 2 jam berlalu, ternyata perut mulai ‘bernyanyi’. Muncul sinyal dari perut ke otak lalu ke mata untuk mencari tempat makan. Lalu dipilihlah bebek Sinjay, yang katanya enak. Konon katanya ada seorang temannya kawan yang dari Jakarta naik pesawat hanya demi makan bebek fenomenal ini.

Lalu dari Bangkalan setelah bertanya di pinggir jalan, dapatlah alamatnya yaitu di Jl. Raya Ketengan No. 45 Burneh, sekitar 4 - 5 km dari persimpangan lampu merah.
Awalnya kita pikir ini warung pasti milik orang India, Sinjay, mungkin masih saudara dengan Vijay dan semacamnya. Eeeeh, ternyata Sinjay itu adalah akronim dari Sinar Jaya.

Dan akhirnya ketemu juga warungnya. Parkir dulu.

Cara pemesanannya, sebelum memesan menu, kita harus mengantri untuk mendapatkan nota pesanan sekaligus melakukan pembayaran tunai. Setelah itu kita baru bisa mengantri untuk menukar nota pesanan dengan bebek Sinjay. Cukup unik.

13289992451092153225


Dan akhirnya yang dinanti-nanti tiba juga. Piring dengan nasi dengan bebek dan sambel. Itu saja. Kemudian secubit daging bebek terus dicolekkan sedikit ke sambel, dan….waaaaah mak nyus kalau kata Pak Bondan. Sepakat, memang enak rasanya.

Apalagi sambel yang digunakan juga unik, yaitu uleg-an cabe dioplos dengan mangga muda. Wah, saat menulis ini jadi ngiler lagi, he3x. Btw, memang menu kuliner yang satu ini patut dicoba.

Related Posts